Target Kejurda Bali, FAJI Buleleng Perkuat Kesiapan Atlet
Humas, FAJI Buleleng - Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Buleleng mulai menggenjot kesiapan atlet untuk menghadapi Kejuaraan Daerah (Kejurda) Arung Jeram Bali yang rencananya digelar di Sungai Ayung, Kabupaten Gianyar pada pertengahan tahun 2026.
Ketua Umum FAJI Buleleng, Dr. H. Wahyudi, mengatakan persiapan dilakukan secara bertahap mulai dari pembentukan tim hingga peningkatan latihan atlet. Meski tergolong sebagai cabang olahraga baru di Buleleng, pihaknya tetap optimis mampu bersaing pada ajang tersebut.
Menurutnya, saat ini FAJI Buleleng telah membentuk tiga tim yang terdiri dari dua tim putra dan satu tim putri. Selain itu, satu tim putri cadangan juga sedang dipersiapkan dan ditargetkan pada awal April mendatang sudah terbentuk empat tim definitif.
“Untuk saat ini kami sudah memiliki tiga tim, dua tim putra dan satu tim putri. Kami juga menyiapkan satu tim putri cadangan dan menargetkan awal April sudah terbentuk empat tim yang siap bertanding,” ujarnya saat sesi latihan bersama, Jumat (13/3/2026) sore.
Setelah pembentukan tim rampung, FAJI Buleleng akan memfokuskan persiapan melalui pemusatan latihan guna meningkatkan kemampuan para atlet sebelum turun pada Kejurda Bali. Dalam ajang tersebut, Buleleng berencana mengirim dua tim terbaik dari kategori putra dan putri.
Wahyudi mengakui sebagian besar atlet yang tergabung masih tergolong pemula sehingga pembinaan masih difokuskan pada peningkatan teknik dasar serta kekuatan fisik. Namun perkembangan atlet mulai terlihat dari beberapa kali latihan yang telah dilakukan.
“Dari lima kali latihan yang sudah dilaksanakan, ritme gerakan atlet mulai terlihat. Tinggal meningkatkan efektivitas serta kekuatan dayung agar lebih maksimal,” ucapnya.
Untuk menunjang peningkatan kemampuan atlet, FAJI Buleleng telah menjadwalkan latihan rutin sebanyak tiga kali dalam seminggu, yakni setiap Selasa, Jumat, dan Minggu. Sementara lokasi latihan dipusatkan di Tukad Banyumala yang menjadi home base tim arung jeram Buleleng.
Selain itu, pihaknya juga melakukan penelusuran kelayakan beberapa sungai lain sebagai alternatif lokasi latihan maupun perlombaan, di antaranya Tukad Saba dan Bendungan Titab. Dirinya berharap FAJI Buleleng dapat tampil maksimal pada Kejurda Bali sekaligus mengembangkan olahraga arung jeram di Kabupaten Buleleng.