(0362) 31451
konibuleleng1@gmail.com
Koni

GABSI Buleleng Gelar Kejuaraan Bridge, Jaring Atlet Menuju Porjar dan Porprov 2027

Admin koni | 29 Maret 2026 | 66 kali

GABSI Buleleng Gelar Kejuaraan Bridge, Jaring Atlet Menuju Porjar dan Porprov 2027


Buleleng – Dalam rangka memeriahkan HUT Kota Singaraja ke-422, Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI) Kabupaten Buleleng menggelar kejuaraan bridge berpasangan yang berlangsung di Rangon Sunset Singaraja, Minggu (29/3).


Sebanyak 36 pemain ambil bagian dalam kejuaraan ini. Mereka terbagi dalam tiga kategori, yakni tingkat SMP, SMA, dan umum. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai upaya menjaring bibit atlet potensial untuk menghadapi Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) serta Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027.


Ketua GABSI Buleleng, Made Nurija, mengatakan bahwa minat generasi muda terhadap olahraga bridge saat ini cukup tinggi. Hal tersebut terlihat dari antusiasme pelajar yang mengikuti pembinaan di sejumlah sekolah.


“Sampai hari ini minat siswa sangat luar biasa. Kami sudah mengembangkan pembinaan di beberapa sekolah tingkat SMP seperti di Gerokgak, SMP Negeri 4 dan SMP Negeri 8 Singaraja, serta untuk tingkat SMA di SMA Negeri 2 dan SMA Negeri 3 Singaraja,” ujarnya.


Ia juga menyebutkan, dalam kejuaraan kali ini terdapat 12 pemain dari SMP Negeri 8 Singaraja yang secara langsung dibina oleh pihak sekolah. Untuk kategori usia, GABSI menetapkan batas minimal pemain yakni 13 hingga 14 tahun.


Meski demikian, pihaknya mengakui masih menghadapi kendala dalam menjaring atlet di tingkat SMA. Hal ini disebabkan banyak pelajar yang melanjutkan pendidikan ke luar daerah. Sementara untuk tingkat mahasiswa, pembinaan dilakukan melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) bridge di Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha).


Sebagai tuan rumah Porprov Bali 2027, GABSI Buleleng juga tengah mempersiapkan kekuatan atlet. Sebagian besar atlet yang tampil pada Porprov 2025 akan kembali diturunkan, ditambah peluang merekrut atlet muda berprestasi, khususnya dari kalangan pelajar, atlet putri, serta guru yang pernah aktif bermain bridge.


“Kami juga menargetkan penambahan nomor pertandingan yang akan diikuti. Jika memungkinkan, dari sebelumnya hanya beberapa nomor, ke depan kami upayakan bisa mengikuti minimal delapan nomor pertandingan,” tambahnya.


Sementara itu, atlet bridge putri Buleleng, Ni Kade Oki Suandari, mengaku siap menghadapi Porprov mendatang. Atlet yang akrab disapa Oki ini sebelumnya berhasil meraih prestasi di tiga nomor, yakni tunggal putri, berpasangan putri, dan campuran pada Porprov lalu.


“Untuk seleksi Porprov tahun depan, saya akan terus berlatih dan menjaga kondisi, termasuk pola makan. Karena dalam permainan bridge membutuhkan konsentrasi tinggi dan duduk dalam waktu lama,” ungkapnya.