Kontingen Akuatik Buleleng Cetak 13 Emas, Bidik Prestasi Lebih Tinggi di Porprov
Singaraja, Humas KONI Buleleng
Kontingen Akuatik Buleleng kembali menunjukkan taringnya di tingkat Provinsi Bali. Pada ajang Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Bali 2026, para perenang muda Buleleng berhasil mengoleksi 24 medali dan mengantarkan daerahnya menempati posisi ketiga dalam klasemen akhir cabang olahraga akuatik.
Raihan tersebut terdiri atas 13 medali emas, 9 medali perak, dan 2 medali perunggu. Hasil itu sekaligus menegaskan konsistensi Buleleng sebagai salah satu kekuatan olahraga renang di Pulau Dewata.
Ketua Umum Pengkab Akuatik Buleleng, Made Sumarga Jaya, mengungkapkan bahwa pencapaian tersebut sesuai dengan target yang telah dipasang sebelum kompetisi berlangsung. Sejak awal, tim Akuatik Buleleng memang membidik perolehan 13 medali emas dalam kejuaraan antarpelajar paling bergengsi di Bali tersebut.
Tak hanya memenuhi target, capaian Buleleng juga terbilang kompetitif. Selisih perolehan medali emas dengan kontingen teratas tidak terlalu jauh. Buleleng hanya terpaut tujuh medali emas dari Denpasar dan Badung yang berada di papan atas klasemen.
"Perjuangan perenang Buleleng sudah cukup bagus, terbukti dari target yang ditetapkan 13 emas mereka mampu wujudkan dengan semangat juang cukup tinggi," ujarnya, Senin, 8 Juni 2026 di Buleleng.
Sumarga Jaya menjelaskan, pada Porjar Bali 2026 pihaknya menurunkan 22 atlet yang didampingi jajaran pelatih. Dari sejumlah atlet yang tampil, beberapa di antaranya akan diproyeksikan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027.
Menurutnya, Porjar tidak hanya menjadi arena berburu prestasi, tetapi juga menjadi panggung evaluasi dan pembinaan atlet muda yang nantinya akan memperkuat Buleleng pada level kompetisi yang lebih tinggi.
Keberhasilan para atlet pelajar ini dinilai menjadi sinyal positif bagi masa depan olahraga akuatik Buleleng. Terlebih, regenerasi atlet terus berjalan dan sejumlah perenang muda mulai menunjukkan potensi yang menjanjikan.
Lebih lanjut, Sumarga Jaya menegaskan bahwa Porjar menjadi momentum pemanasan sekaligus pembelajaran bagi atlet sebelum menghadapi event yang lebih besar. Karena itu, peningkatan intensitas latihan akan menjadi fokus utama dalam waktu mendatang.
Ia berharap seluruh atlet tetap menjaga semangat berlatih dan terus meningkatkan kemampuan agar mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.
"Kita akan genjot latihan bagi perenang Buleleng sehingga betul-betul siap untuk terjun saat event daerah, terlebih buleleng telah dilengkapi kolam bertarap nasional tentunya sebuah motivasi bagi kita semua," kata dia.(hms)